Tuesday, December 20, 2016

MOTIVASI, PRIBADI, DAN ORGANISASI

1. MOTIVASI

Motivasi hampir sama pengertiannya dengan motive, drives dan needs. Menurut Filmore H Sanford yang dikutip oleh Usman Efendi dan Juhaya S (1993 : 60) mengatakan bahwa motivasi akar katanya motif. Motif dapat diartikan sebagai kondisi (kekuatan/dorongan) yang mengerakkan organisme (individu) untuk mencapai tujuan atau beberapa tujuan Uzer Usman (1999 : 28) berpendapat bahwa motif adalah daya dalam diri seseorang yang  mendorongnya untuk melakukan sesuatu, atau keadaan seseorang atau organisme yang menyebabkan kesiapannya untuk memulai serangkaian tingkah laku atau perbuatan, sedangkan motif menurut Slameto adalah menunjukkan suatu dorongan yang timbul dari dalam diri seseorang yang ,enyebabkan orang tersebut bertindak untuk melakukan sesuatu.

2. PRIBADI

Kepribadian adalah keseluruhan sikap, ekspresi, perasaan, ciri khas dan juga prilaku seseorang. Sikap perasaan ekspresi dan tempramen tersebut akan terwujud dalam tindakan seseorang kalau dihadapkan kepada situasi tertentu. Setiap orang memiliki kecenderungan prilaku yang baku/ berlaku terus menerus secara konsisten dalam menghadapi situasi yang sedang dihadapi, sehingga jadi ciri khas pribadinya.

3. ORGANISASI

Organisasi adalah sekumpulan orang yang bekerja sama untuk mencapai tujun bersama.
Akan tetapi jika dilihat dari alasan atau sebab-sebab berkelompok, maka apabila memiliki tujuan bersama maka kelompok tersebut  akan bekerja sama untuk tujuan tersebut.

AKU


1. Pengertian 

Apa yang ada dalam diri kita sendiri semua pusat dari apa yang akan kita kerjakan dan inilah diriku.
a. Kontrak belajar
Tidak boleh tidur, menuis, mencatat dan memperhatikan pembicara yang ada didepan.
b. Ambisi
suatu apa yang kita inginkan untuk mencapai tujuan-tujuan kita.

APAKAH AMBISI DAN MOTIVASI SAMA???  

  Jawabannya keduanya sama yang membedakan hanya cara yang dilakukan untuk mencapai sutau tujuan itu dengan hanya caranya saja yang berbeda.
2. Solusi
a. Kekuatan
Dengan adanya kekuatan maka ambisi akan mudah kita capai
b. Kelemahan
Kita harus bisa mengantisipasi kelemahan kita yang ada agar tujuan yang kita inginkan dapat terwujud atau terlaksana
c. Kesempatan
Kita harus bisa mengambil kesempatan dimanapun kita berada entah kesempatan waktu atau kesempatan yang lain tapi dengan adanya kesempatan tujuan sedikit lagi akan bisa tercapai.
d. Ancaman
Kita tidau usah takut dengan adanya ancaman karena itulah rintangan kita untuk mencapai tujuan yang kita inginkan.


SRK ( Sasaran, Resiko, Konsekuensi)

1. Pengertian
   a. Sasaran adalah penjabaran dari yang ingin kita capai
   b. Resiko adalah bahaya, akibat yang dapat terjadi dari sebuah kegiatan
   c. Konsekuensi adalah hasil akhir atau dampak dari suatu perbuatan jika suatu hal tersebut dilakukan.

HARUS ADANYA TUJUAN, VISI, MISI, UNTUK MENJADI FAKTOR UTAMA DALAM SRK :
1. Visi adalah apa yang ingin kita capai, dengan adanya visi kita dapat memprogram apa-apa saja yang akan kit capai dikemudian hari
2. Misi adalah langakah/cara untuk mencapai suatu tujuan atau apa yang ingin kita capai.

UNSUR MISI :
1. Adanya sarana dan prasarana
2. Adanya sumber daya alam
3. Adanya kerja sama
4. Produk kemampuan tersebut.

TUJUAN SRK :
  Kita harus bisa memikirkan sejak dini apa-apa saja yang akan dilakukan untuk kemudian hari atau kedepannya, kita harus bisa memprogram suatu tujuan atau mimpi untuk menjadikannya menjadi sukses dan terwujud semua itu harus kita susun dulu rancangannya agar terlihat menjadi sempurna.

PENGENALAN DIRI


1. Pengertian

Pengertian Konsep Diri
Ilustrasi konsep diri
Konsep diri didefenisikan sebagai semua pikiran, keyakinan dan kepercayaan yang merupakan pengetahuan individu tentang dirinya dan mempengaruhi hubungan dengan orang lain.

Konsep diri adalah cara individu memandang dirinya secara utuh, fisikal, emosional, intelektual, sosial dan spiritual.

Konsep diri adalah citra subjektif dari diri dan pencampuran yang kompleks dari perasaan, sikap dan persepsi bawah sadar maupun sadar, konsep diri memberi kita kerangka acuan yang mempengaruhi manajemen kita terhadap situasi dan hubungan kita dengan orang lain.

TUJUAN?

Kesadaran untuk memahami diri orang lain atau orang-orang yang ada di lingkungan sekitar kita. 1 kata kedewasaan adalah IKHLAS. Orang tua adalah figur yang paling penting untuk segalanya.

ASPEK KONSEP DIRI
A. Pengetahuan sanga penting karena pengetahuan adalah dasar untuk segala aspek dan ilmu untuk kedepannya.
B. Harapan, dengan adanya harapan dalam diri kita maka kita tidak akan mengecewakan harapan itu dan terus menjadi harapan itu sebagai suatu perwujudan yang nyata untuk mencapai apa yang kita mau atau apa yang kita inginkan.
C. Penilaian diri, kita perlu tahu apa saja yang ada didiri kita contohnya kekurangan dan kelebihan kita tentu saja itu sangat berpengaruh untuk orang-orang di sekitar kita atau orang-orang yang berbeda didekat kita.


4 TIPE MANUSIA :
1. Melankolis
KEKUATAN :
Analitis, mendalan dan penuh pikiran
Serius dan bertujuan, serta berorientasi jadwal
Artistik, musikal dan kreatif
Sensitif
Mau mengorbankan diri dan idealis
Standar tinggi dan perfeksioni
Hemat
Melihat masalah dan mencari solusi
Kalau sudah mulai, dituntaskan
Sangat memperhatikan orang lain.
KELEMAHAN :
Cenderung melihat masalah dari sisi negatif
Melihat yang negatif dan pendendam
Mudah merasa bersalah dan memiliki citra diri rendah
Lebih menekankan pada cara dari pada tercapainya tujuan
Hidup berdasarkan defenisi
Sulit bersosialisasi
Tukang kritik, tetapi sensitif terhadap kriitik yang menentang dirinya
Sulit mengungkapkan perasaan
Rasa curiga yang besar
Memerlukan persetujuan.
2. PLEGMATIS
KEKUATAN :
Mudah bergaul, santai, tenang dan teguh
Sabar, seimbang, dan pendengar yang baik
Tidak banyak bicara, tetapi cenderung bijaksana
Simpatik dan baik hati
Kuat dibidang administrasi, dan cenderung ingin segalanya terorganisasi
Penengah masalah yang baik
Cenderung berusaha menemukan cara termudah
Baik dibawah penekanan
Rasa humor yang tajam
Senang melihat dan mengawasi
KELEMAHAN :
Kurang antusias, terutama terhadap perubahan / kegiatan baru
Takut dan khawatir
Menghindari konflik dan tanggung jawab
Keras kepala, sulit kompromi
Terlalu pemalu dan pendiam
Humor kering dan mengejek
Kurang berorientasi pada tujuan
Sulit bergerak dan kurang memotivasi diri
Lebih suka sebagai penonton dari pada terlibat
Tidak senang didesak-desak.

SANGUIN
KEKUATAN :
Suka bicara
Secara fisik memegang pendengar, emosional, dan demonstratif
Antusias dan ekspresif
Ceria  dan penuh rasa ingin tahu
Hidup dimasa sekarang
Mudah berubah
Berhati tulus dan kekanak-kanakan
Senang kumpul dan berkumpul
Umumnya hebat dipermukaan
Mudah berteman dan menyukai orang lain
KELEMAHAN :
Suara dan tertawa yang keras
Membesar-besarkan suatu hal
Susah untuk diam
Mudah ikut-ikutan
Dalam bekerja lebih suka bicara dan melupakan kewajiban
Mudah berubah-ubah
Susah datang tepat waktu jam kantor
Prioritas kegiatan kacau
Egoistis
Sering berdalih dan mengulangi cerita-cerita yang sama.

KORELIS
KEKUATAN :
Senang memipin, membuat keputusan, dinamis dan aktif
Sangat memerlukan perubahan dan harus mengoreksi kesalahan
Berkemauan keras dan pasti untuk mencapai sasaran
Bebas dan mandiri
Unggul dalam keadaan darurat
Tidak begitu perlu teman
Mau memimpin dan berorganisasi
Terdorong oleh tantangan dan tantangan
KELEMAHAN :
Tidak sabar dan cepat marah
Senang memerintah
Terlalu bergairah dan tidak atau susah untuk santai
Menyukai kontoversi dan pertengkaran
Terlalu kaku dan kuat atau keras

PENGEMBANGAN DIRI

1. PENGERTIAN
Kegiatan yang meningkatkan kesadaran dan mimpi yang harus terwujudkan. Kita harus memiliki kualitas hidup yang lebih baik dari orang lain.


TIPS PENGEMBANGAN DIRI
1. Kenali diri sendiri
Kita dapat membandingkan kelebihan orang lain dan kelemahan orang lain dengan diri kita sendiri.
2. Tujuan
Dengan tujuan hidup kita akan mulai terarah dan tidak akan berantakan.
3. Motivasi
Perlunya motivasi hidup untuk kita agar dapat tidak mudah menyerah dengan suatu keadaan.
4. Hilangkan negative thinking
Karena itu akan menghambat kinerja kita atau pikiran kita.
5. Gali diri orang lain juga itu penting untuk membaningkan dengan orang lain yang ada di sekitar kita atau dilingkungan kita.